I've been having a really hard time for the past few weeks lately, it was a hard feeling so i think its best that i take a small break from social media for myself mentally. It's taken a month to give my strength back. 

Anxiety selalu membuat diri saya menjadi berantakan, tidak hanya pikiran saja. Ditambah dengan adanya takdir yang datang di kehidupan saya yang membuat semuanya semakin menakutkan. Semuanya seperti bergemuruh di pikiran saya. Mencoba untuk merehatkan diri dan hanya fokus pada pendidikan yang sedang saya jalani. Realitanya, rehat ini tidak menenangkan diri, tetapi lebih kepada membiarkan diri ini menumpahkan segala hal yang menyakiti diri saya. Sakit rasanya membiarkan diri ini menangis sembari melakukan kewajibannya and isolate alone. Di saat saya tahu, diri saya sedang tidak boleh sakit, diri saya sedang tidak boleh terbebani. 

Sudah cukup, menyimpan suatu hal yang malah membuat saya tertekan sendirian. Memberanikan diri membuka percakapan kepada teman-teman yang saya percaya dan melakukan permohonan untuk tetap menguatkan saya. Hanya meminta seuntai kata untuk menenangkan sejenak. Bagi saya, sudah tidak ada salahnya untuk meminta bantuan kepada orang lain. Diri ini bukanlah baja, diri ini tidak kokoh, diri ini hanya sedang mencoba melawan hidup. 

Beruntung, teman-teman menerima bantuan saya dengan hati yang cantik. Do'a dan kalimat baik yang mereka berikan, menurunkan air mata saya. Menangis karena tak henti-hentinya saya bersyukur masih memiliki orang-orang yang begitu baik (di samping keluarga saya). Do'a yang dipanjatkan sangat berarti hingga mendapatkan hasil yang saya dan kami semua harapkan. 

Saya setuju dengan kalimat "you are not weak if you need a help". Nyatanya, sekeras apapun kamu ingin sendiri, sekeras apapun kamu ingin menyimpannya, kamu tidak akan pernah kuat untuk menampungnya sendirian. We are human. We are valid. Jangan ragu, kamu butuh bantuan. Siapapun itu, kepada siapapun yang kamu percayai selama itu bisa membantu kamu. 

I am not burdened since i have to ask for help :)

Regards, A.